SUMEDANG, mustikatimes.com– Kabupaten Sumedang kembali membuktikan diri sebagai “magnet” transformasi digital di Indonesia. Pemerintah Kabupaten Blora secara khusus melakukan kunjungan kerja ke Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) pada, Selasa (6/1/2026) untuk mempelajari rahasia sukses penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyambut langsung kehadiran rombongan dari Jawa Tengah tersebut. Ia menegaskan bahwa SPBE bukan sekadar tren, melainkan fondasi utama reformasi birokrasi demi pelayanan publik yang lebih transparan.
Terobosan Baru: Smart Pole dan Integrasi Drone
Salah satu poin menarik dalam diskusi tersebut adalah rencana peluncuran Smart Pole. Infrastruktur cerdas ini tidak hanya berfungsi sebagai lampu jalan LED, tetapi juga terintegrasi dengan:
- CCTV untuk keamanan wilayah.
- Teknologi Drone untuk pemantauan lingkungan secara luas.
- Sistem Data Terpadu untuk pengambilan kebijakan berbasis data secara real-time.
“Inovasi ini adalah bagian dari penguatan SPBE yang kami arahkan untuk mendukung keamanan wilayah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dony.
Selain itu, diskusi seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih, hal tersebut bertujuan agar dapat terintegrasi dengan sistem digital daerah sehingga pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan terukur.
Blora Boyong Programmer ke Sumedang
Bupati Blora, Arief Rohman, memberikan apresiasi tinggi terhadap ekosistem digital Sumedang. Tak tanggung-tanggung, ia membawa tim teknis untuk belajar langsung.
“Kami mengajak ASN programmer dan pranata komputer agar bisa mempelajari langsung sistem aplikasi di sini. Sumedang adalah referensi konkret bagi kami untuk menyempurnakan kebijakan di Blora,” ungkap Arief.
Arief menambahkan, pihaknya secara khusus mengajak ASN Kabupaten Blora yang berlatar belakang sebagai programmer dan pranata komputer agar dapat mempelajari langsung sistem aplikasi serta dukungan teknologi informasi yang diterapkan Pemkab Sumedang.