Blora, mustikatimes.com– Manajemen Persikaba Blora meminta maaf kepada masyarakat Blora dan seluruh suporter setelah gagal melangkah lebih jauh di Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026.
Persikaba terhenti di babak 16 besar usai kalah 5:0 dari Persibas Banyumas di GOR Satria Purwokerto, Rabu (28/1/2026).
Manajer Persikaba, Muhammad Imfroni, menyampaikan permintaan maaf tersebut melalui unggahan instagram tak lama usai pertandingan. Selain sebagai bentuk tanggung jawab. Ia menilai hasil ini harus menjadi bahan evaluasi bersama.
“Kepada seluruh masyarakat Blora dan seluruh supporter Persikaba dimanapun berada, saya mohon maaf atas kegagalan Persikaba dalam kompetisi Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026,” tulis Imfroni melalui Instagram.
Selama kompetisi berlangsung, Persikaba menjalani fase penyisihan grup hingga babak gugur. Namun, tim belum mampu menembus perempat final. Karena itu, manajemen mengakui target musim ini belum tercapai.
Imfroni menegaskan dirinya memikul tanggung jawab penuh atas hasil tersebut. Ia tidak menyalahkan pemain maupun tim pelatih.
“Tim harus terhenti di babak 16 besar. Kegagalan ini menjadi tanggung jawab saya sepenuhnya selaku Manajer Tim. Mewakili seluruh manajemen Persikaba, official, kepelatihan, dan semua unsur yang ada di dalamnya kami mohon maaf belum bisa membawa tim ini melaju lebih jauh dan mengukir prestasi,” tegasnya.
Selain menyampaikan permintaan maaf, Imfroni juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak. Ia berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blora dan Bupati Blora beserta jajaran. Ia juga menyebut sponsor tim, panitia pelaksana, serta TNI dan Polri yang ikut mendukung jalannya kompetisi.
“Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Blora, Bapak Bupati beserta jajaran, seluruh sponsor tim, panpel, Polri & TNI atas seluruh kerjasamanya yang harmonis. Terima kasih seluruh masyarakat yang selalu mendukung kami, para supporter yang selalu ada menyertai kami. Kami mohon maaf,” ungkapnya.
Selanjutnya, manajemen akan segera melakukan evaluasi menyeluruh. Mereka akan meninjau aspek manajerial, teknis, hingga pembinaan pemain. Dengan demikian, Persikaba berharap dapat tampil lebih kompetitif pada musim berikutnya dan kembali bersaing di papan atas Liga 4 Jawa Tengah.