Permintaan Maaf
Oleh : Muhammad Hadiid Al Yasa
aku menuliskan maaf
dengan tangan yang gemetar
bukan karena takut kehilangan kata,
tetapi karena takut kehilangan kamu
tak ada niatku
menjadikan sikapku pisau
atau perilakuku luka
jika akhirnya hatimu berdarah,
itu karena aku lalai menjaga diam
aku mencintaimu
sesederhana napas yang lupa disyukuri
sehangat pagi
di Tanah Tinggi,
tempat kamu tinggal
dan senyummu seperti jendela
yang selalu ingin aku pulang
maafkan aku
atas kata yang tak kupikirkan
atas diam yang keliru
atas ego yang lebih keras
daripada rinduku sendiri
percayalah,
aku tak pernah berniat menyakiti
aku hanya lelaki yang belajar
bagaimana caranya mencintai
tanpa melukai
jika cinta adalah hujan,
izinkan aku menjadi tanah
yang menadahmu dengan sabar
bukan badai
yang membuatmu ingin pergi