Beranda » Mustika » KPK Buka Peluang Periksa Husein Terkait Dugaan Aliran Dana Sudewo

KPK Buka Peluang Periksa Husein Terkait Dugaan Aliran Dana Sudewo

Jakarta, mustikatimes.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memeriksa Husein, inisiator aksi demonstrasi di Pati pada 13 Agustus 2025. KPK mempertimbangkan langkah tersebut setelah muncul dugaan aliran dana dari Sudewo, Bupati nonaktif Pati yang kini berstatus tersangka.

Husein menanggapi isu itu dengan menyatakan kesiapan menjalani pemeriksaan. Ia menyebut akan hadir jika KPK memanggilnya. Hingga kini, ia mengaku belum menerima panggilan dari aparat penegak hukum. “Kalau mau diperiksa ya monggo,” ujar Husein saat dihubungi melalui telepon, Kamis (22/1/2026).

Husein membantah menerima uang dari Sudewo. Ia menyatakan keyakinan itu muncul karena Sudewo juga pernah menyampaikan hal serupa kepadanya.

“Dan memang, saya waktu pas berdamai dengan Pak Sudewo, kalau benar-benar aspirasi ya harus turun ke bawah. Itu ditanggapi dan direspons,” jelasnya.

Tiket Final Indonesia vs Iran Ludes, Indonesia Arena Siap Bergemuruh

Sorotan publik meningkat setelah Husein membeli mobil Toyota Agya. Sejumlah pihak kemudian mengaitkan pembelian mobil tersebut dengan dugaan aliran dana Sudewo. Husein langsung membantah tudingan itu. Ia menyebut membeli mobil tersebut dari hasil siaran langsung TikTok yang selama ini ia jalani.

“Masalahnya mobil itu cuma buat go manas-manasi (bikin iri) sebelah,” katanya sambil tersenyum.

Husein menjelaskan ia membeli mobil itu seharga Rp 24 juta karena kendaraan hanya memiliki STNK tanpa BPKB. Kondisi tersebut membuat harga mobil jauh lebih murah.

“Mobil STNK, Pak. Di sini kan biasanya murah,” terangnya.

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kenalkan 3J Tips Diet bagi Penderita Diabetes Melitus

Publik mulai mengenal nama Husein setelah ia menggerakkan aksi demonstrasi yang menuntut Sudewo mundur dari jabatan Bupati Pati pada 13 Agustus 2025. Namun sikap Husein berubah setelah ia melakukan panggilan video dengan Sudewo pada Selasa, 19 Agustus 2025.

Ia kemudian menyatakan keluar dari gerakan yang mengawal panitia khusus hak angket DPRD Kabupaten Pati terkait agenda pemakzulan Sudewo. Perubahan sikap tersebut memicu spekulasi di tengah masyarakat.

Isu dugaan aliran dana semakin menguat setelah Husein membeli mobil. Meski demikian, ia tetap menolak seluruh tuduhan yang mengarah kepadanya.

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana

Sebelumnya, KPK membuka peluang memeriksa salah satu pengunjuk rasa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan dinamika aksi demonstrasi yang menuntut pemakzulan Sudewo.

Jawaban Hidup Sehat, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bagikan Tips Diet Sehat Bagi Penderita Hipertensi

KPK mempertimbangkan langkah itu setelah penyidik menemukan dugaan aliran uang. Dugaan tersebut mencuat usai KPK menetapkan Sudewo sebagai tersangka kasus pemerasan.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyampaikan hal tersebut saat awak media menanyakan kemungkinan pemeriksaan terhadap Ahmad Husein.

“Nah itu juga kami tentu akan dalami,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026) malam, dikutip dari Antara.

Aksi unjuk rasa di Kabupaten Pati mencuat pada pertengahan 2025. Pada 13 Agustus 2025, ribuan warga turun ke jalan untuk menolak rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen. Rencana kebijakan tersebut memicu gelombang protes luas dan mendorong tuntutan agar Sudewo mundur dari jabatannya.

 

Artikel Terkait